Rabu, 27 Oktober 2010
PT. Prima Softindo adalah perusahaan yang bergerak di bidang IT Consulting yang berada di DKI Jakarta. Didirikan oleh sekelompok ex-karyawan sebuah perusahaan IT Jepang.
Perkembangan dunia IT yang begitu cepat, memberikan andil yang tidak kecil terhadap segala sudut kehidupan. Era internet pun datang merambah seluruh ruang aktivitas kita.
Laju perkembangan IT berimbas pada semakin meningkatnya kebutuhan akan penerapan IT dalam dunia bisnis. Persaingan bisnis yang semakin keras, menuntut pelaku-pelakunya untuk bisa berinovasi menerapkan tool-tool pendukung untuk selalu bisa bertahan atau minimal tidak tertinggal jauh. Salah satu tool pendukung itu adalah pemberdayaan teknologi informasi.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Prima Softindo datang membawa segudang solusi dalam bidang IT. Pengalaman panjangnya di lingkungan bisnis IT Jepang maupun dalam menangani project-project langsung dari kliennya di Jepang dengan tuntutan kwalitas tinggi dan deadline yang sangat singkat, memompa spirit Prima Softindo serta meningkatkan rasa percaya diri kami untuk bisa berkarya lebih baik. Prima Softindo siap memberikan solusi-solusi dalam bidang IT demi perbaikan bisnis atau aktivitas Anda.
Bekerja sama dengan Prime Strategy co. ltd. yang berpusat di Japan. Prima Softindo menawarkan service di bidang Web Application, Website Development, dan Web marketing (SEM, SEO, etc.), sebagai salah satu strategi bisnis Anda dengan konsep Model Business-to-business (B2B), consumer to business (C2B) and Business-to-employee (B2E).
Selain itu Prima Softindo memberikan layanan konsultasi (Training dan Education Program), untuk meningkatkan sumber daya manusia dalam bidang sistem administrasi dan proses pembelajaran online.
Adapun produk dari PT Prima Softindo, diantaranya
Web Application yang terdiri dari :
1. Blog
Prima Softindo telah mengembangkan secara murni dari nol, sebuah Blog Engine bernama catatanku. Blog engine ini bisa dicustomize, khusus buat kebutuhan Client, yang tidak ada samanya dimanapun.
2. CMS
CMS(Content Management System) adalah sebuah sistem yang diperuntukkan memudahkan pengguna me-maintenance sendiri website mereka. Prima Softindo bisa mengembangkan CMS dari yang berbasis open source seperti Joomla, Drupal atau yang lainnya. Selain itu, juga bisa men-develop CMS murni dan satu-satunya mengikuti kebutuhan Client.
3. E-Commerse
Ruang Toko, salah satu online shop yang Prima Softindo kembangkan dari nol. Kebutuhan Client akan sistem E-Commerce bisa dicustomize dari engine dasar Ruangtoko tersebut.
4. ERP
Beberapa pengalaman membantu customer mengembangkan ERP dari nol, berupa Sistem Informasi Penunjang Keuangan, ataupun yang lainnya sangat membantu meningkatkan kemampuan Prima Softindo dalam men-develop Sistem Informasi. Selain itu, beberapa contoh produk yang ready stock maupun yang sementara dikembangkan adalah Smart School, Sistem Informasi Sekolah, SIMRS, Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, Sistem Informasi Keuangan Daerah - Dll
5. CRM
Dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit, ataupun Sistem Informasi lain, hampir semua sudah memuat unsur CRM.
Label: Peng. Bisnis Informatika
SHOPPING ONLINE
Bagi para pria (mahasiswa), game mereka jadikan hobi yang amat menarik. Tak mau kalah, para wanita (mahasiswi) juga mempunyai hobi yang amat lumrah untuk gendernya yaitu shopping, seperti yang saya alami. Bagi saya shopping mempunyai arti tersendiri, selain untuk memenuhi kebutuhan dan memuaskan hasrat keinginan juga berperan sebagai penghilang kebosanan, kepenatan dan stress. Jika saya sedang mengalami keadaan yang tidak mengenakkan, shopping menjadi penyembuh yang ampuh.
Hampir setiap bulan saya pergi ke tempat perbelanjaan untuk membeli barang-barang yang beraneka ragam mulai dari pakaian, sepatu, tas hingga aksesoris yang unik. Kini saya sudah bisa membuat aksesoris sendiri. :-) Terkadang dalam satu bulan saya bisa setiap minggu shopping, biasanya itu terjadi jika saya sedang penat dengan suatu hal (biasanya sih tugas kuliah). Karena kesenangan akan belanja, teman-teman member isaya julukan ‘Miss Shopping Holic’.
Seiring dengan padatnya jadwal kuliah dan banyaknya tugas membuat waktu shopping saya berkurang bahkan tidak ada. Tetapi saya tak kuatir karena sekarang ini sudah banyak OL shop – OL shop yang semakin menjamur, misalnya OL shop di facebook, kaskus dan ebay. Dengan adanya OL shop tersebut, hobi shopping saya menjadi lebih efisien karena tidak perlu mengeluarkan tenaga yang banyak untuk pergi ke tempat perbelanjaan dan tidak memakan waktu yang banyak.
OL Shop di facebook
OL Shop di kaskus
OL Shop di ebay
Untuk melakukan shopping online, kita hanya membutuhkan dua buah elemen, yaitu akses internet dan nomor rekening tabungan atau kartu kredit. Nomor rekening tabungan atau kartu kredit digunakan untuk transaksi pembayaran. Kalau di facebook dan kaskus, transaksi pembayaran dilakukan melalui Bank atau ATM secara langsung, maksudnya konsumen diharuskan untuk mentransfer uang melalui bank atau ATM. Lain halnya dengan ebay, transaksi pembayaran menggunakan ‘PAYPALL’, yang merupakan salah satu alat pembayaran online yang digunakan secara internasional, dimana mempunyai tingkat keamanan tinggi sehingga mengurangi cybercrime (khususnya dalam hal e-banking). Pada saat bertransaksi, paypall akan meminta nomor rekening tabungan atau nomor kartu kredit konsumen yang kemudian akan diproses secara terkomputerisasi.
Paypall
Dengan proses yang begitu mudah membuat saya lebih suka untuk melakukan shopping online. Walaupun terkadang harganya sedikit lebih mahal dari harga pasaran tetapi saya puas akan kualitas dan performa barang yang saya beli.
Referensi :
http://www.facebook.com/home.php#!/profile.php?id=100001657029313&sk=photos
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2520212
http://www.ebay.com
http://www.facebook.com/home.php#!/profile.php?id=100001657029313&sk=photos
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2520212
http://www.ebay.com
Label: Peng. Bisnis Informatika
Sabtu, 09 Oktober 2010
Istilah yang satu ini tampaknya sudah tidak asing di telinga masyarakat, khususnya mereka yang bergelut di dunia bisnis. Tetapi tidak semua dari mereka sudah paham apa sebenarnya e-commerce itu. Pada umumnya, masyarakat menyebut e-commerce dengan sebutan ‘perdagangan online’ atau jual beli barang dan jasa melalui medium elektronik, khususnya melalui internet.
Transaksi e-commerce yang pertama terjadi tahun 1948. Saat itu seusai perang dunia 2, Uni Soviet memblokir seluruh jalur transportasi menuju Berlin, akibatnya penduduk Berlin menderita kelaparan. Karena transaksi pengiriman bahan pokok ke Berlin yang menggunakan dokumen konvensional (kertas) tidak bisa mengimbangi banyaknya permintaan, maka seorang pegawai logistik Amerika memutuskan menggunakan alat komunikasi seperti teleks dan telepon untuk bertransaksi. Sejak saat itu penggunaan jalur komunikasi khusus untuk bertransaksi semakin berkembang. Pada tahun 1993 muncul browser yang dapat menampilkan gambar, sejak saat inilah internet mulai dilirik oleh berbagai perusahaan sebagai tempat alat transaksi yang jauh lebih murah dibanding membuat jalur komunikasi sendiri.
Transaksi e-commerce yang pertama terjadi tahun 1948. Saat itu seusai perang dunia 2, Uni Soviet memblokir seluruh jalur transportasi menuju Berlin, akibatnya penduduk Berlin menderita kelaparan. Karena transaksi pengiriman bahan pokok ke Berlin yang menggunakan dokumen konvensional (kertas) tidak bisa mengimbangi banyaknya permintaan, maka seorang pegawai logistik Amerika memutuskan menggunakan alat komunikasi seperti teleks dan telepon untuk bertransaksi. Sejak saat itu penggunaan jalur komunikasi khusus untuk bertransaksi semakin berkembang. Pada tahun 1993 muncul browser yang dapat menampilkan gambar, sejak saat inilah internet mulai dilirik oleh berbagai perusahaan sebagai tempat alat transaksi yang jauh lebih murah dibanding membuat jalur komunikasi sendiri.
Salah satu contoh e-commerce adalah penjualan produk secara online melalui internet seperti yang dilakukan webStore Kompas Cyber Media. Dalam bisnis ini, dukungan dan pelayanan terhadap konsumen menggunakan e-mail sebagai alat bantu, mengirimkan kontrak melalui mail dan sebagainya.
Jika dilihat dari kecenderungan bertransaksi, e-commerce dibedakan menjadi :
1. Business to Business (B2B), perusahaan melakukan transaksi online dengan perusahaan lain.
2. Business to Consumer (B2C), transaksi online terjadi antara perusahaan dengan konsumen individual.
Contohnya Amazon.com, Barnes & Nobles, Cisco, Dell, Compaq dan sebagainya.
3. Business to Business to Consumer (B2B2C), gabungan dari B2B dan B2C, dimana terdapat perusahaan yang menyediakan produk/jasa mereka kepada klien/agen dan di lain sisi klien/agen tersebut juga mempunyai customer tempat mereka menjual produk/jasa tersebut.
4. Consumer to Business (C2B), transaksi yang terjadi ketika seorang individu menjual produk/jasa mereka melalui internet kepada sebuah perusahaan.
5. Consumer to Consumer (C2C). terjadi ketika seorang individu melakukan penjualan produk/jasa langsung kepada individu lainnya. Contohnya Ebay.com.
Manfaat e-commerce bagi perusahaan diantaranya :
1. E-commerce memperluas marketplace hingga ke pasar nasional dan Internasional.
2. Menurunkan biaya pembuatan, pemrosesan, pendistribusian, penyimpanan dan pencarian informasi yang menggunakan kertas
3. Memungkinkan pengurangan inventory dan overhead dengan menyederhanakan supply chain management tipe “pull”.
4. Mengurangi waktu antara outlay modal dan penerimaan produk dan jasa.
5. Memperkecil biaya telekomunikasi-Internet lebih murah dibanding VAN.
Sedangkan bagi konsumen diantaranya :
1. E-commerce memungkinkan pelanggan untuk berbelanja atau melakukan transaksi lain selama 24 jam sehari sepanjang tahun dari hampir setiap lokasi.
2. Memberikan lebih banyak pilihan kepada pelanggan.
3. EC menjadikan pengiriman menjadi sangat cepat.
4. Memungkinkan partisipasi dalam pelelangan maya (virtual auction).
5. Memberi tempat bagi para pelanggan untuk berinteraksi dengan pelanggan lain di electronic community dan bertukar pikiran serta berbagai pengalaman.
6. Memudahkan persaingan, yang pada akhirnya akan menghasilkan diskon secara substansial.
Dan manfaat untuk masyarakat luas, diantaranya :
1. E-commerce memungkinkan orang untuk bekerja di dalam rumah dan tidak banyak keluar untuk berbelanja, akibatnya ini akan menurunkan arus kepadatan lalu lintas di jalan serta mengurangi polusi udara.
2. Memungkinkan sejumlah barang dagangan dijual dengan harga lebih rendah, sehingga orang yang kurang mampu bisa membeli lebih banyak dan meningkatkan taraf hidup mereka.
3. Memungkinkan orang di negara-negara Dunia ketiga dan wilayah pedesan untuk menikmati aneka produk dan jasa yang akan susah mereka dapatkan tanpa EC.
4. Memfasilitasi layanan publik, seperti perawatan kesehatan, pendidikan, dan pemerataan layanan sosial yang dilaksanakan pemerintah dengan biaya yang lebih rendah, dan / atau dengan kualitas yang lebih baik.
E-COMMERCE DI INDONESIA
Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya Dyviacom Intrabumi atau D-Net (www.dnet.net.id) sebagai perintis transaksi online. Wahana transaksi berupa mal online yang disebut D-Mall (diakses lewat D-Net) ini telah menampung sekitar 33 toko online/merchant. Produk yang dijual bermacam-macam, mulai dari makanan, aksesori, pakaian, produk perkantoran sampai furniture. Selain itu, berdiri pula http://www.ecommerce-indonesia.com/, tempat penjualan online berbasis internet yang memiliki fasilitas lengkap seperti adanya bagian depan toko (storefront) dan shopping cart (keranjang belanja). Selain itu, ada juga Commerce Net Indonesia - yang beralamat di http://isp.commerce.net.id/. Sebagai Commerce Service Provider (CSP) pertama di Indonesia, Commerce Net Indonesia menawarkan kemudahan dalam melakukan jual beli di internet. Commerce Net.
Label: Peng. Bisnis Informatika
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)
